Pengenalan
Pempek, makanan khas Palembang ini sudah tidak asing karena sekarang sudah bisa didapat dimana saja, yang membedakan hanya harga, rasa dan kwalitas.Pempek terbuat dari daging ikan. Ada beberapa jenis ikan yang biasa diolah menjadi pempek seperti ikan belida, ikan gabus dan ikan tenggiri, diperlukan teknik khusus untuk mengolah daging ikan ini supaya bisa dihasilkan tekstur pempek yang lembut.
Penggunaan bahan ikan dan jenis sagu yang tidak tepat juga bisa berakibat pempek yang dihasilkan terlalu keras atau terlalu lembek, berwarna agak gelap atau agak hitam setelah direbus.
Cuka, rasanya yang asam, manis dan pedas bener2 menjadi paduan yang pas untuk menikmati pempek
Pempek Sebagai Cemilan Sehat
Jadikan pempek sebagai cemilan sehat untuk anda dan keluarga.
Penggunaan pengawet supaya pempek bisa tahan lebih lama atau bahan pemutih supaya pempek terlihat lebih putih atau bahan pelembut supaya pempek menjadi lebih lembut, jika dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu tidak terlalu baik untuk kesehatan.
Cuka yang dibuat dengan menggunakan campuran cuka cair atau cuka makan selain dapat merusak gigi juga dapat berakibat pada lambung .
Tips N Solusi
Untuk menghasilkan Tekstur pempek yang lembut , jangan mengaduk terlalu lama pada saat daging ikan dan sagu sudah tercampur. Untuk pempek yang lebih putih, gunakan daging ikan bagian yang putih jangan tercampur darah atau kulit ikan, gunakan sagu khusus untuk pempek biasanya dipalembang terkenal dengan sagu tani dan lakukan proses penyaringan 2x untuk merebus pempek.
Supaya Cuka bisa berwarna hitam pekat gunakan gula merah khusus dari lahat atau linggau,
untuk mendapatkan rasa asam pada cuka bisa dengan menggunakan campuran air asam (asam jawa) atau jeruk sambal dan biarkan adonan cuka tercampur kira-kira 1-2 jam sebelum siap disajikan.
Pastikan pempek dan cuka yang anda konsumsi aman dan tidak berbahaya untuk kesehatan